Investasi Baru Binance Labs: Apa Itu Thena?

Ekosistem Thena mencakup beberapa produk utama: DEX spot untuk perdagangan aset digital, DEX perpetual untuk perdagangan leverage, Arena—platform sosial untuk kompetisi perdagangan, dan fitur-fitur yang akan datang seperti landasan peluncuran.
Soumen Datta
Januari 1, 2025
Binance Labs, cabang modal ventura Binance, telah mengumumkan investasi terbarunya di Thena, bursa terdesentralisasi (DEX) dan protokol likuiditas yang beroperasi pada Rantai BNB.
Mari kita uraikan apa itu Thena, fitur-fiturnya yang unik...
Apa itu Thena?
Diluncurkan pada Januari 2023, lalu adalah pendatang baru di bidang DeFi. Meskipun usianya masih muda, ia telah dengan cepat mendapatkan perhatian di antara pengguna, berkat keunikannya ve(3,3) tokenomik model. Pendekatan ini mengoptimalkan likuiditas dan memberi insentif bagi partisipasi, yang membedakan Thena dari bursa terdesentralisasi lainnya.
Platform ini bertujuan untuk menjadi "SuperApp" DeFi dengan menawarkan rangkaian produk lengkap yang memenuhi berbagai kebutuhan pengguna. Berikut ini ikhtisar fitur-fitur utamanya:
- THENA: DEX spot untuk menukar aset digital, memperoleh pendapatan pasif, dan berdagang.
- ALPHA: DEX abadi dengan perdagangan leverage pada lebih dari 270 pasangan kripto.
- PASIR: Platform perdagangan sosial gamifikasi untuk kompetisi dan alat pertumbuhan.
- MELENGKUNG: Landasan peluncuran yang akan datang untuk proyek-proyek baru.
Mengapa Binance Labs Memilih Thena
Keputusan untuk berinvestasi di Thena bermula dari pendekatan inovatifnya terhadap manajemen likuiditas dan desain yang berpusat pada pengguna. Alex Odagiu, Direktur Investasi di Binance Labs, menggambarkan Thena sebagai pemain kunci dalam gelombang pertumbuhan DeFi berikutnya. Ia memuji fokus platform tersebut dalam menciptakan pengalaman pengguna yang lancar dan kemampuannya untuk menarik basis pengguna yang beragam.
Model unik Thena memungkinkannya memenuhi berbagai kebutuhan likuiditas, termasuk stablecoin, aset dunia nyata (RWA) yang ditokenisasi, dan kelas aset baru seperti token AI. Fleksibilitas ini menjadikannya mitra yang berharga bagi protokol DeFi yang ingin meningkatkan likuiditasnya.
Tokenomics ve(3,3)
Inti dari kesuksesan Thena adalah telah(3,3) model tokennomics, yang memberikan insentif bagi partisipasi jangka panjang dan penyediaan likuiditas. Aspek-aspek utamanya meliputi:
- Tata Kelola melalui veTHE: Pengguna dapat mengunci token $THE mereka hingga dua tahun untuk menerima veTHE, token tata kelola ERC-721. Hal ini memberi mereka hak suara dan akses ke pendapatan yang dihasilkan platform.
- Pembagian keuntungan: Pemegang veTHE memperoleh 90% dari biaya perdagangan platform dan 10% dari insentif pemungutan suara yang disimpan oleh protokol.
- Fleksibilitas: Token veTHE dapat ditingkatkan, dibagi, atau dijual di pasar sekunder, memastikan likuiditas dan keterlibatan.
Model ini menciptakan lingkaran umpan balik positif yang menguntungkan semua pemangku kepentingan, dari penyedia likuiditas dan pedagang hingga protokol DeFi.
Visi Thena: "SuperApp" DeFi
Thena membayangkan dirinya sebagai alternatif terdesentralisasi untuk bursa terpusat (CEX), yang menawarkan ekosistem yang tangguh namun ramah pengguna. Visinya berlandaskan pada pendaftaran pengguna massal dan pengalaman sekelas CEX. Menurut tim Thena, fitur-fitur utamanya meliputi:
- Abstraksi Dompet: Menyederhanakan proses orientasi.
- Ramp Nyala/Mati Fiat: Memudahkan transisi antara keuangan tradisional dan DeFi.
- Jembatan Lintas Rantai: Memungkinkan transfer aset yang lancar lintas blockchain.
- Layanan Kustodian Mandiri: Menawarkan staking untuk aset-aset utama seperti BTC, ETH, dan BNB.
- Kompetisi Tanpa Izin: Memonetisasi aktivitas perdagangan dalam format gamifikasi.
Fitur-fitur ini bertujuan untuk membuat DeFi dapat diakses baik oleh pengguna pemula maupun pengguna berpengalaman.
Pertumbuhan Ekosistem dan Keterlibatan Masyarakat
Thena telah mengalokasikan sebagian besar pasokan tokennya untuk inisiatif yang mendorong pertumbuhan ekosistem dan partisipasi komunitas:
- Airdrop: Mendistribusikan 44% pasokan awalnya kepada pengguna, protokol, dan pencetak NFT.
- Hibah Ekosistem: Mengalokasikan 25% pasokan untuk mendukung proyek inovatif.
- Penyelarasan Tim: 18% token didistribusikan ke tim, memastikan komitmen jangka panjang.
Penolakan tanggung jawab
Penafian: Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini tidak selalu mewakili pandangan BSCN. Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan dan tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat investasi, atau nasihat dalam bentuk apa pun. BSCN tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi apa pun yang dibuat berdasarkan informasi yang diberikan dalam artikel ini. Jika Anda yakin bahwa artikel tersebut harus diubah, silakan hubungi tim BSCN melalui email [email dilindungi].
Pengarang
Soumen DattaSoumen telah menjadi peneliti kripto sejak 2020 dan meraih gelar magister Fisika. Tulisan dan penelitiannya telah dipublikasikan oleh berbagai publikasi seperti CryptoSlate dan DailyCoin, serta BSCN. Bidang fokusnya meliputi Bitcoin, DeFi, dan altcoin berpotensi tinggi seperti Ethereum, Solana, XRP, dan Chainlink. Ia memadukan kedalaman analisis dengan kejelasan jurnalistik untuk memberikan wawasan bagi pembaca kripto pemula maupun berpengalaman.
Berita Crypto Terbaru
Dapatkan informasi terkini tentang berita dan acara kripto terkini





















